Integrasi Allah yang Turut Menderita dalam Spiritualitas Umat Miskin:
Studi Pengalaman Iman dan Doa Jemaat HKBP Sola Gratia Berdasarkan Teologi Jurgen Moltmann
DOI:
https://doi.org/10.54170/jvwa2d60Keywords:
spiritualitas; orang miskin; penderitan; jurgen moltmann; teologi salib.Abstract
Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konsep Allah yang turut menderita dalam teologi Jurgen Moltmann terintegrasi dalam spiritualitas dan praktik doa jemaat miskin HKBP Sola Gratia. Moltmann menegaskan bahwa Allah tidak berjarak dari penderitaan manusia, melainkan aktif berpartisipasi dalam kesengsaraan melalui salib Kristus. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemahaman teologis tersebut membentuk pengalaman iman dan kehidupan doa jemaat yang menghadapi kemiskinan struktural. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologis terhadap spiritualitas anggota jemaat HKBP Sola Gratia yang mengalami kondisi ekonomi marginal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam untuk menggali narasi pengalaman iman, praktik doa, dan interpretasi teologis mereka terhadap penderitaan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tema-tema dalam kata kunci yang menghubungkan konsep Allah yang turut menderita dengan resiliensi spiritual jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman tentang Allah yang bersolidaritas dalam penderitaan menghasilkan tiga dimensi utama bagi jemaat miskin; 1. Pengalaman iman yang mengakui kehadiran Allah dalam situasi penderitaan, 2. Pemaknaan penderitaan bukan sebagai hukuman tetapi justru sebagai ruang perjumpaan dengan Allah, dan 3. Pembentukan komunitas solidaritas sebagai ekspresi iman. Konsep ini mentransformasi doa dari sekadar permohonan menjadi ekspresi persekutuan dengan Allah yang turut merasakan derita mereka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teologi kontekstual yang relevan dengan realitas kemiskinan di Indonesia
References
Assidqie, S. & Anggraini. (2024). Analisis Dampak Ekonomi dan Sosial Aktivitas PT. Waletindo Setia Persada bagi Masyarakat Desa Sindang Marga . JKPIM; Jurnal Kajian Dan Penalaran Ilmu Manajemen, 02(01), 204–205. https://doi.org/10.59031/jkpim.v2i1.339
Bauckham, R. (2006). The Theology of Jurgen Moltmann . T&T Clark.
Chambers, R. (1983). Rural Development: Putting the Last First. Longman Publisher.
Creswell, J. W. & Poth. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing among Five Approach. Sage Publication.
Demarest, B. (1997). The Cross and Salvation. Crossway Books.
Goffman, E. (1963). Stigma: Notes on the Management of Spoiled Identity. Englewood Cliffs.
Green, M. (2012). Rethinking the “Poverty of Time”: Time-Use, Poverty and Development. Sociology Compass, 06(07), 597–608. https://doi.org/10.1057/palgrave.ap.5500077
Guiterrez, G. (1973). A Theology of Liberation: History, Politics, and Salvation. Orbis Books.
Guiterrez, G. (1983). The Power of the Poor in History. Orbis Books.Heribetus, R. & J. (2004). Allah dalam Perspektif Thomas Aquinas: Mendalami Esensi-Eksistensi Melalui Esse sebagai Ipsum Esse Subsistens. Jurnal Filsafat Dan Teologi: Lumen Veritatis, 15(01), 4–6. https://doi.org/10.30822/lumenveritatis.v15i1.3085
Hutagalung, S. (2016). Tugas Panggilan Gereja Koinonia: Kepedulian Allah dan Tanggung Jawab Gereja Terhadap Kemiskinan. Jurnal Koinonia, 08(02), 93–102. https://doi.org/10.46445/ejti.v5i2.376
Ishartono & Santoso Tri Raharjo. (2024). Sustainable Delelopment Goals (SDGs) dan Pengentasan Kemiskinan. SHARE: Jurnal Sosial, 06(02), 154–156. https://doi.org/10.24198/share.v6i2.13198
Kolb, R. (2009). Martin Luther: Confessor of the faith. OUP Oxford.
McGrath, A. E. (2011). Christian Theology: An Introduction. Wiley-Blackwell.
McIntyre, A. (1992). After Virtue: A Study in Moral Theory (2nd ed.). University of Notre Dame Press.
Moltmann, J. (1967). Theology of Hope: On the Ground and the Implications of a Christian Eschatology. Harper & Row Publisher.
Moltmann, J. (1993). The Crucified God: The Cross of Christ as the Foundation and Criticism of Christian Theology. Fortress Press.
Moltmann, J. (1993). The Way of Jesus Christ: Christology in Messianic Dimensions. Fortress Press.
Moustakas, R. (1994). Phenomenological Research Methods. Sage Publication.
Myers, B. L. (1999). Walking with the Poor: Principles and Practices of Transformational Development. Orbis Books.
Nietzsche, F. (2020). God is Dead. God Remains Dead. And We Have Killed Him. Penguin Books.
Pargament, K. I. (2019). Spiritual Pain among the Chronically Poor: Prevalence and Correlates. Psychology of Religion and Spirituality, 11(2), 145–162. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0304395905002216
Pew, R. C. (2020). Economic Pressures and Religious Practice: A Global Survey. Washington. Pew Research Center, 02(03), 54.
PM. (2025). Wawancara Narasumber.
Pudji, Ismartini. (2025). Statistik Indonesia; Statistical Yearbook Of Indonesia 2025. 03, 314–315.
RS. (2025). Wawancara Narasumber.
Sarot, M. (2008). Patripassianism, Theopaschtisim and the Suffering of God: Some Historical and Systematic Considerations. Cambridge University Press.
Sasongko, N. (2024). From Christopraxis to Anthropopraxis: Incarnation, History, and Being Human through the Lens of the Poor in the Theology of Ignacio Ellacuria, S.J. and Daniel Lucas Lukito. VERITAS: Jurnal Teologi Dan Pelayanan , 23(01), 75–76. https://doi.org/10.36421/veritas.v23i1.683
Sen, A. (1999). Development as Freedom. Alfred A. Knopf.
Silitonga, P. (2023). Peran Gereja Terhadap Ekonomi Jemaat dan Upaya Gereja dalam Meningkatkan Pemberdayaan Ekonomi Jemaat. Pediaqu:Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 02(04), 12216–12225. https://doi.org/10.46445/nccet.v1i1.699
Sitanggang, P. & D. S. (2023). Ekklesia: Bersuara Atau Bungkam Terhadap Gerakan Kapitalisme Yang Memasuki Atau Sudah Masuk Ke Dalam Gereja Saat Ini? INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 03(02), 15101–15112. https://doi.org/10.34307/b.v2i1.79
Sitompul. (2023). Berich HKBP Sola Gratia. Percetakan.
Sobrino, J. (1988). Spirituality of Liberation. Orbis Books.
Weinandy, T. G. (2000). Does God Suffer. University of Notre Dame Press.
Wuthnow, R. (1999). Mobilizing Civic Engagement: The Changing Impact of Religious Involvement. In T. Skocpol & M. P. Fiorina (Eds.). Civic Engagement in American Democracy, 06(01), 331–363. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0899764012460730
Zega, Y. K. (2021). Pelayanan Diakonia: Upaya Gereja dalam Mengentaskan Kemiskinan bagi Warga Jemaat. Immanuel: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 02(02), 88–102. https://doi.org/10.33991/immanuel.v3i2.127



