Kemandirian Pelayanan Dan Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Daerah Rawan Banjir Di Lingkungan Pelayanan Gereja Eka Asi Talio Jemaat Pahandut Resort Gke Palangka Raya Hilir

Penulis

  • Tirta Susila IAKN Palangka Raya
  • Telhalia Telhalia Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Stynie Nova Tumbol Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Prasetiawati Prasetiawati Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Kalip Kalip Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Sanasintani Sanasintani Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Wilson Wilson Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
  • Silipta Silipta Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.54170/6djta647

Kata Kunci:

Kemandirian Pelayanan, Pemberdayaan Ekonomi, Daerah Rawan Banjir, Gereja Eka Asi Talio

Abstrak

Sasaran akhir dari setiap pelayanan bagi pemuda Gereja adalah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang beriman dan mengasihi dan mandiri. SDM pemuda yang mempunyai kualitas Iman dan Kasih yang baik merupakan aset Gereja yang akan mampu mengabdikan dirinya dalam pertumbuhan Gereja. Pemuda Gereja juga diharapkan mampu menopang kehidupan pelayanan yang ada di Jemaatnya. Jemaat GKE Pahandut lingkungan pelayanan Eka Asi Talio hanya berjumlah 23 KK, dan pendeta pelayanan tidak berada di tempat tersebut sehingga pelayanan hanya di jadwalkan sekali seminggu sekali di gereja dan jika ada kedukaan dan ibadah Ucapan Syukur. Jadi diharapkan ada anggota jemaat/pemuda yang bisa dikaderkan untuk membantu pelayanan.

Lingkungan Gereja Eka Asi Talio berada di pinggiran sungai Kahayan yang datarannya rendah. Daerah tersebut sangat rentan sekali terkena banjir. Dalam satu tahun, banjir bisa datang 2 sampai 3 kali. Jika banjir parah, maka sampai menenggelamkan jalan dan rumah penduduk dan akses keluar masuk desa terhambat. Dan ini berdampak pada kehidupan pelayanan dan ekonomi Jemaat. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka perlu adanya suatu upaya untuk memberikan pendampingan dalam kemandirian pelayanan dan pemberdayaan ekonomi bagi pemuda dalam meningkatkan kinerja pelayanan. Mengapa di focuskan pada pemuda, karena mereka menjadi kader yang akan mendampingi warga jemaat selanjutnya. Perlunya spirit dari Pemuda Gereja dalam meningkatkan sumber perekonomian.

Team PKM Pasca Sarjana IAKN Palangka Raya mendampingi Pemuda berternak ikan Lele. Team datang memberikan edukasi dalam Pelayanan dan kesadaran untuk peningkatan taraf hidup jemaat dan tidak hanya pasrah dengan situasi alam yang mereka hadapi. Team terjun langsung mendampingi pemuda dalam melatih membuat ternak lele. Diharapkan ini juga akan memberikan dampak bagi perkembangan ekonomi Jemaat yang akan membantu juga pertumbuhan Gereja di masa depan.

Dalam PKM juga diberikan edukasi melalui seminar dan diskusi bagi warga jemaat dan pemuda agar memiliki kesadaran dalam pengelolaan lingkungan dan peningkatan taraf hidup mereka sebagai anugrah Tuhan dari Kejadian 1:28.

Referensi

Andayani, R. (2019). Kearifan Lokal dan Ekonomi Berkelanjutan. Bandung: Lingkar Ilmu.

_____ (2019). Kebijakan Publik dan AdaptasiBencanaBerbasisKearifanLokal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). "DampakBanjirterhadapKehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat di Palangka Raya Hilir.

Hakim, N. (2019). Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Kearifan Lokal. Jakarta: Cendikia Nusantara.

Haryanto, S. (2019). Adaptasi Masyarakat Terhadap Bencana Banjir: Kajian Empiris. Bandung: Akademia Press.

Hidayat, M. (2019). KebijakanMitigasi BencanaBerbasisKearifanLokal di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Hijau.

Hidayat, T. (2022). PemanfaatanSumber Daya Alam dalam Ekonomi BerbasisKomunitas di Daerah Banjir. Jakarta: Pustaka Alam.

Irawan, D. (2021). DimensiReligiusdalamPengelolaanSumber Daya Alam Berbasis Adat. Bandung: Pustaka Islami.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). "Potensi dan TantanganBudidaya Ikan Air Tawar di Indonesia."

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). "Laporan Kondisi Lingkungan Hidup Indonesia."

Kementerian Sosial. (2021). Laporan Tahunan Program Bantuan Usaha Mikro di Daerah Rawan Bencana. Jakarta: Pemerintah Indonesia.

Kurniawan, D. (2021). Strategi Pendampingan Ekonomi di Wilayah Bencana. Malang: Nusantara Publishing.

Nugraha, H. (2018). Peran Kearifan Lokal dalam Ketahanan Ekonomi. Semarang: Ilmu Jaya.

Prasetya, M. (2020). Ekonomi BerbasisKomunitas dan KetahananBencana. Bandung: Akademia Press.

Prasetyo, B. (2018). AnalisisDampak Ekonomi dariBencanaBanjir di Indonesia. Jakarta: Pustaka Bencana.

Purwanto, Y. (2019). Kebijakan Ekonomi BerbasisKomunitas. Surabaya: Media Citra.

Rahman, A. (2021). InterpretasiKejadian 1:28 dalamKonteksLingkungan dan Manusia. Bandung: Institut Agama Islam Negeri.

Setiawan, F. (2021). Ekonomi Berkelanjutan dan TeologiLingkungan. Bogor: Lingkungan Citra.

Setiawan, R. (2020). KearifanLokaldalamPengelolaanSumber Daya Alam di Daerah Bencana. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Setiawan, Y. (2022). KearifanLokal dan Ketahanan Masyarakat dalamMenghadapiBencana. Yogyakarta: Penerbit Bina Nusantara.

Saptana, et al. (2020). Analisis ketahanan pangan di kawasan pertanian lahan basah: pendekatan ekologi dan ekonomi. Journal of Wetland Agriculture.

Soemarwoto, O. (1983). EkologiLingkungan Hidup. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sulaiman, A. (2017). Perspektif Teologi dalam Pengelolaan Lingkungan. Jakarta: Inspirasi Press.

Suparman, A. (2021). Integrasi Nilai Agama dan Kearifan Lokal dalam Manajemen Risiko Bencana. Jakarta: LIPI Press.

Suriana, R. (2020). Pengaruh Kearifan Lokal Terhadap Ketahanan Bencana. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.

Surya, D. (2021). Pendampingan Ekonomi dan Peran Lembaga Non-Pemerintah di Daerah Banjir. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.

Susanto, A. (2018). Pendampingan Ekonomi BerbasisKearifanLokal. Yogyakarta: Pustaka Bangsa.

Sutopo, B. (2018). KearifanLokaldalamMitigasiBencana di Indonesia. Jakarta: Penerbit Nusantara.

Utami, S. (2020). PerspektifKeagamaandalamPengelolaanSumber Daya Alam BerbasisKomunitas. Bandung: Pustaka Islami.

Wibisono, M. (2020). Pendampingan Ekonomi di Daerah BencanaBanjir. Bandung: Mandala Pustaka.

Wijaya, B. (2020). Ketahanan Ekonomi dan KearifanLokal di Daerah Rawan Bencana. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Wiryanto, A. (2019). Pemberdayaan Ekonomi di Wilayah Rawan Bencana. Jakarta: Nusantara Press.

Diterbitkan

2025-06-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Kemandirian Pelayanan Dan Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Daerah Rawan Banjir Di Lingkungan Pelayanan Gereja Eka Asi Talio Jemaat Pahandut Resort Gke Palangka Raya Hilir. (2025). Diakoneo: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 36-44. https://doi.org/10.54170/6djta647