Keramah-tamahan Porodisa
Sebuah Dialog Kritis-Teologis antara Kebudayaan Manarogho dan Narasi Zakheus
DOI:
https://doi.org/10.54170/bex6xv66Kata Kunci:
Manarogho, Budaya Taroda, Dialog Teologis, Keramah-tamahanAbstrak
Perayaan adat Manarogho, khas masyarakat Taroda (Talaud), berfungsi sebagai simbol penerimaan individu ke dalam masyarakat, gereja, dan keluarga. Dalam konteks umat beragama, perayaan ini sering dikaitkan dengan ibadah dan pewartaan Injil, namun menimbulkan ketegangan akibat perbedaan pemahaman. Konflik pro-kontra muncul terutama terkait tuduhan sinkretisme dalam pelaksanaan budaya ini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi budaya Manarogho dalam dialog dengan narasi Zakheus sekaligus memperkaya praktik berteologi kontekstual, sehingga penelitian ini juga menjadi penting untuk menghadirkan perspektif baru dalam kontekstualisasi Injil di masyarakat Talaud. Tulisan ini menggunakan penelitian kualitatif di mana memadukan observasi, wawancara, dan studi pustaka di Talaud dengan analisis historis-kritis teks Zakheus untuk mengeksplorasi dialog antara budaya Manarogho dan narasi Alkitab. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penerimaan dalam budaya Manarogho dan narasi Zakheus bersifat inklusif, mendorong aksi nyata, dan menegaskan integrasi individu ke dalam komunitas.
Referensi
Adilang, R., Jufriadi Lempoy, J., Fergie Tombokan, T., Berdame, J., & Rade Manat Simanjuntak, D. (2022). Menuju Equilibrium: Pengintegrasian Makna Teologis pada Budaya Madundum Banua. Salvation, 2(2), 145–164. http://jurnal.sttbkpalu.ac.id/index.php/salvation/index
Adilang, R., & Poli, A. (2022). Eksorsisme: Memaknai Teks Lukas 9: 49-50 Seorang Yang Bukan Pengusir Setan Mengusir Setan Dalam Nama Yesus. Mello: Jurnal Mahasiswa Kristen, 3(1), 1–11.
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980.
Bailey, K. (1980). Through Peasant Eyes. Eerdmans.
Bevans, S. B. (2002). Models of Contextual Theology. Revised and Expanded Edition. Orbis Books.
BPS Kabupaten Kepualan Talaud. (2025). Kabupaten Kepulauan Talaud dalam Angka, Volume 20, 2025 (J. D. Maapanawang & G. T. P. Saputra, Eds.). BPS Kabupaten Kepulauan Talaud.
Browning, W. R. F. (2015). Kamus Alkitab. BPK Gunung Mulia.
Derrett, J. D. M. (1970). Law in the New Testament. Wm. B. Eerdmans Publishing Company.
Derrida, J. (2000). Hostipitality. Angelaki, 5(3), 3–18. https://doi.org/10.1080/09697250020034706
Drane, J. (2016). Memahami Perjanjian Baru: Pengantar Historis -Teologis (P. G. Katoppo, Ed.). BPK Gunung Mulia.
Durkein, D. (2018). Tafsir Perjanjian Baru. Kanisius.
Duyverman, M. E. (2017). Pembimbing ke dalam Perjanjian Baru. BPK Gunung Mulia.
France, R. T. (2013). Teach the Text Commentary Series: Luke. Baker Publishing Group.
Garland, D. E. (2011). Exegetical Commentary on the New Testament Luke. Zondervan .
Hakh, S. B. (2019). Perjanjian Baru Sejarah, Pengantar dan, Pokok-Pokok Teologisnya. BPK Gunung Mulia.
Janis, Y. (2015). Berteologi Kontekstual dalam Memaknai Mandur’ru Ton’na Bagi Masyarakat Lirung Matane di Kepulauan Talaud. Tumou Tou, 2(2), 16–27.
Janis, Y., & Wagiu, M. M. (2018). Pertemuan Injil dan Kebudayaan: Kajian Kontekstualisasi Kebudayaan Mamindate Kubur-ra di Jemaat GERMITA El-Betel Rusoh. Tumou Tou, V(1), 46–59. https://ejournal-iakn-manado.ac.id/index.php/tumoutou/article/view/57
Kariuki, F. (2025). Dual Allegiance and Religious Syncretism: Clamor for Material Wealth, Love for Power, Position, and Misplaced Priorities in Following Jesus; The Case of Judas Iscariot in Betraying His Master. Editon Consortium Journal of Philosophy, Religion and Theological Studies, 5(1), 7–18. https://doi.org/10.51317/ecjprts.v5i1.578
Kreuta, K. (2024). Kristologi Papua Analisis Kontekstual Yesus Kristus dalam Kebudayaan Lokal. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 207–220. https://doi.org/10.69748/jrm.v2i2.206
Langi, E. A., Palempung, F. F., Pantow, A. G. F., Nendissa, J. E., & Kowal, J. R. (2025). Cultural Transformation through Contextual Mission Approach in the Digital Age. Studia Philosophica et Theologica, 25(1), 18–34.
Lembaga Alkitab Indonesia. (2012). Alkitab Edisi Studi. LAI.
Maria, H. (2021). Implementasi makna hospitalitas Kristen terhadap pelayan gereja dan anggota jemaat. Bonafide: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 176–194.
Martasudjita, E. P. D. (2022). Inkulturasi Dan Tata Perayaan Ekaristi 2020 Gambaran Berinkulturasi dalam Konteks Indonesia. Studia Philosophica et Theologica, 22(2), 159–180. https://doi.org/10.35312/spet.v22i2.441
Mawikere, M. C. S. (2022). Menelaah Dinamika Kontekstualisasi Sebagai Upaya Pendekatan Penginjilan yang Memberdayakan Budaya Penerima Injil. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 496–512. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.554
Mawikere, M. C. S., & Hura, S. (2023). Studi Mengenai Karakteristik Budaya dan Multi Wajah Model Teologi Kontekstualisasi Injil. Jurnal Teologi Berita Hidup, 5(2). https://doi.org/10.38189/jtbh.v5i2.342
Morris, L. (1988). Tyndale New Testament Commentaries: Revised Edition, Luke. Wm. B. Eerdmans Publishing Company.
Motuku, P. K., & Van Eck, E. (2024). Justice and reconciliation in Luke 19:1–10: A South African post-apartheid anti-imperial reading. Verbum et Ecclesia, 45(1). https://doi.org/10.4102/ve.v45i1.3072
Nendissa, J. E., Farneyanan, S., Sampepadang, R. D. P., Rares, F. M., & Senduk, H. J. E. (2025). Teologi Minahasa dalam Perspektif Kontekstual: Integrasi Nilai Budaya Lokal dan Keimanan Kristen. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 12(1), 52–63. https://doi.org/10.24036/scs.v12i1.776
Panuntun, D. F., & Susanta, Y. K. (2021). Christian hospitality in Javanese bancaan tradition. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 77(4).
Para, N. D., Tari, E., & Ruku, W. F. (2021). Peran Gereja dalam Transformasi Pelayanan Diakonia. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 1(2), 81. https://doi.org/10.46445/jtki.v1i2.310
Pasaribu, G. R. H. (2025). Inkulturasi Iman: Dinamika Budaya Dan Teologi Pentakosta Dalam Konteks Modern. Jurnal Imparta, 3(2), 95–107. https://doi.org/10.61768/jr2bzg23
Pohl, C. D. (1999). Making Room: Recovering Hospitality as a Christian Tradition. Eerdmans.
Praing, J. R., Awang, E. N. A., & Selan, S. (2025). Menilik Model Kontekstualisasi Misi Kristen Melalui Ritual Hamayang di Desa Rindi Kabupaten Sumba Timur. Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual, 4(1), 39–53. https://doi.org/https://doi.org/10.52157/mak.v4i1.380
Riyanto, F., Armada, E., & Wijanarko, R. (2021). Formasio – Model dan Dimensi Praksisnya. Kanisius.
Sampouw, F. A., Setfanus, T. A., & Windarti, M. T. (2025). Relevansi Budaya dan Adat Indonesia Terhadap Teologi Kristen. Jurnal Silih Asuh: Teologi Dan Misi , 2(1), 34–45.
Sari, M. N., Susmita, N., & Ikhlas, A. (2025). Melakukan Penelitian Kepustakaan. Pradina Pustaka.
Sinaga, R. R. T., Saimima, J. R., Ruhulessin, J. Chr., & Islahuddin. (2025). Theology of Badati: A Constructive Contextual Theology in Hutumury Society According to Stephen B. Bevans. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 9(1), 120–138. https://doi.org/10.46445/ejti.v9i1.890
Sinambela, J. L., Tamba, G., & Sinaga, J. (2024). Restitusi sebagai Bukti Pertobatan: Studi Lukas 19 tentang Zakheus dan Relevansinya bagi Koruptor. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 5(2). https://doi.org/10.46445/jtki.v5i2.897
Situmorang, M., Butar-butar, G. M., Sigiro, A. S., Tarigan, S. A., & Silalahi, A. P. (2025). Hospitalitas Kepemimpinan Kristen: Analisis Kepemimpinan Yesus dalam Injil Lukas. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 9(2), 977–989. https://doi.org/10.30648/dun.v9i2.1661
Soegianto, S. (2024). The Relationship between the Gospel and Culture: A Theological Analysis and Social Perspective in a Contemporary Context. Theological Journal Kerugma, 7(2), 84–92. https://doi.org/10.33856/kerugma.v7i2.428
Supit, S. (2023). Kontekstualisasi Budaya Mapalus Dalam Pendidikan Agama Kristen: Menyelaraskan Nilai-Nilai Agama Dengan Kearifan Lokal Dalam Konteks Masyarakat Mapalus. Didaskalia : Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 59–68. https://doi.org/https://doi.org/10.51667/djpk.v4i1.1360
Talan, Y. (2020). Sinkritisme dalam Gereja Suku. Permata Refflesia
Talan, Y. E. (2019). Mengkaji Bahaya Sinkretisme dalam Konteks Gereja. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 43–54. https://doi.org/10.53687/sjtpk.v1i1.5
Taruk La’bi, D., Parura, M., & Mari’pi, Y. (2023). Melihat Sikap Hospitalitas Kristen Berdasarkan Analisis Teologis Lukas 10:25-37 Dan Implikasinya Terhadap Upaya Pencegahan Konflik Agama Di Indonesia. Voice of Hami: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 6(1), 15–23. https://doi.org/10.59830/voh.v6i1.94
Trisna, R. P. (2020). Kaum Marginal Dalam Injil Lukas Dan Kisah Para Rasul. Pneumata : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2). https://sttbi.ac.id/journal/index.php/pneumata/article/view/125
Tumanggor, R. O. (2021). Inkulturasi Iman Kristen dalam Konteks Budaya Batak: Suatu Tinjauan Misiologis. The New Perspective in Theology and Religious Studies, 2(2), 37–48. https://doi.org/10.47900/nptrs.v2i2.40
Volf, M. (1996). Exclusion and Embrace: A Theological Exploration of Identity, Otherness, and Reconciliation. Abingdon Press.
William, B. (2015). Pemahaman Alkitab Setiap Hari. BPK Gunung Mulia.



